Jakarta, 6 Oktober 2022 - IFMAC dan WOODMAC 2022, pameran perdagangan terbesar dan satu-satunya di Indonesia untuk pengadaan komponen manufaktur furnitur dan teknologi permesinan kayu telah berlangsung dari tanggal 21 - 24 September 2022 lalu di JIExpo Kemayoran, Jakarta dan dihadiri oleh 11,225 pengunjung dari 22 negara.

IFMAC dan WOODMAC 2022 kembali diselenggarakan secara offline, setelah tertunda selama 2 tahun dikarenakan pandemi, dan menghadirkan 108 perusahaan peserta pameran dari 18 negara dan wilayah Australia, Austria, Belgia, Kanada, Cina, Finlandia, Prancis, Gabon, Jerman, Indonesia , Italia, Jepang, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Turki, AS.

Pameran ini menampilkan berbagai teknologi dan inovasi terbaru dari komponen manufaktur
furniture, teknologi permesinan kayu, aksesoris, alat dan komponen perakitan, perangkat lunak untuk desain furnitur, bahan baku, solusi untuk pekerjaan interior, perekat, abrasive, cat, pelapis serta kebutuhan lainnya untuk memperkuat industri furnitur Indonesia. Selama empat hari pameran, peserta pameran dan pengunjung sangat bergairah untuk kembali melakukan bisnis tatap muka, mengadakan demonstrasi mesin secara langsung dan bisnis kembali menjadi agenda utama.

Selama pameran IFMAC dan WOODMAC 2022 juga digelar berbagai seminar dan presentasi, yang diadakan bersama dengan asosiasi, pemerintah dan akademika. Seminar-seminar tersebut bertujuan menjawab persoalan-persoalan yang muncul di industri furnitur Indonesia serta memberikan wawasan terkini mengenai tren industri furnitur dunia kepada pelaku industri furnitur Indonesia.

Menurut Shaun Yee, Marketing & Communications Specialist (APAC), Raute Corporation, “Kami sangat senang bisa kembali ke IFMAC & WOODMAC, bertemu , berinteraksi, dan berbaur lagi dengan para pelanggan. Banyak orang datang ke stand kami untuk melihat produk kami dan menyaksikan demo produk kami dan juga para ahli kami di sini dapat menjelaskan lebih banyak kepada mereka.”

Lalu Tri Purno Adianto, Kepala Perwakilan Jowat Adhesive (Indonesia) mengungkapkan kepuasannya dan mengatakan: “Pamerannya bagus. Banyak pengunjung yang datang ke booth kami dan kami mendapat banyak potensi baru di sini.”

IFMAC and WOODMAC 2022 juga mengumpulkan dukungan dari para asosiasi industri, Ketua
Presidium Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur, mengatakan pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi dalam bersaing dengan negara lain. Penggunaan teknologi yang memadai tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas produksi dari industri dalam negeri, tapi juga meningkatkan efisiensi biaya produksi. “Untuk memenuhi pasar ekspor, pelaku industri Indonesia harus beralih dari pola lama ke penggunaan teknologi canggih. Dan teknologi tidak selalu mahal. Oleh karena itu HIMKI mengajak para pelaku industri furnitur menghadiri IFMAC WOODMAC 2022 sebagai referensi dan motivasi,” ujar Abdul Sobur.

Pernyataan ini juga didukung oleh Ketua Presidium Asosiasi Pengusaha Kayu Gergajian dan Kayu Olahan Indonesia (ISWA), H.M Wiradadi Soeprayogo, yang mengatakan pameran IFMAC WOODMAC sangat membantu industri furnitur dan pengolahan kayu karena dapat memberikan update mengenai perkembangan teknologi permesinan.

“Dengan adanya pameran IFMAC & WOODMAC sangat membantu industri pengolahan kayu di Indonesia. Para pelaku industri pengolahan kayu wajib hadir di IFMAC & WOODMAC untuk mengetahui perkembangan teknologi permesinan terkini yang ditampilkan di pameran ini,” ujar Wiradadi Soeprayogo.

General Manager PT. Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI), Sofianto Widjaja, mengatakan, dengan pameran IFMAC WOODMAC diharapkan bisa terjadi interaksi yang baik antara produsen dan supplier peralatan tepat guna yang akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kinerja industri furnitur dan kerajinan Indonesia.

“Mengingat IFMAC dan WOODMAC menyatukan dari hulu hingga hilir spectrum produksi furnitur yang menyeluruh dalam satu atap, maka dengan bangga pameran menjadi penghubung bagi seluruh rantai nilai industri yang mempertemukan kebutuhan perkakas, fastener dan perangkat keras yang diperlukan dari keseluruhan produksi furnitur dan proses produksi,” ujar Sofianto Widjaja.

Kerjasama WAKENI dengan Deutsche Messe, yang merupakan penyelenggara pameran permesinan kayu terbesar di dunia, LIGNA, menarik lebih banyak perusahaan Eropa dan global lainnya untuk datang menjelajahi pasar Indonesia melalui IFMAC.

Beberapa nama besar perusahaan yang hadir antara lain PT. Felder Group Indonesia, Raute
Corporation, PT. Dainaka Sejati International, Bahtera Sukses Abadi, PT. Propan Raya, Qualitech
Indopiranti, Ekamant Indonesia, Eu Nian Precision Technology Sdn Bhd, Cabinet Vision South East Asia, Gabon Timber Industry Zerp, Global Timber Asia, Furnisoft Pte Ltd, Jowat SE, Kikukawa Enterprise., Inc, Ledinek GmbH, Ningbo Thumb Locks CO., LTD., Plantation Resources Enterprise Pte Ltd, dan masih banyak lainnya.

Pameran IFMAC & WOODMAC berikutnya, akan berlangsung dari 20 - 23 September 2023, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Indonesia. Untuk pemesanan sekarang sudah dibuka.*