INILAHKORAN, Cirebon – Tahun 2021, nilai ekspor beberapa komoditi di Kabupaten Cirebon mengalami kenaikkan dibandingkan tahun 2020.

Kepala Seksi Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon Suherman mengatakan pada 2021 nilai ekspor di Kabupaten Cirebon mencapai 450 juta dolar AS, sedangkan pada 2020 berada di angka 370 juta dolar AS.

Menurut dia, ekspor di Kabupaten Cirebon masih didominasi mebel berbahan baku rotan, dengan 250 dari 300 eksportir merupakan pengekspor rotan.

"Ekspor kita itu ada mebel berbahan baku rotan, ikan, benang, dan lainnya. Tapi, yang paling mendominasi adalah ekspor mebel rotan," katanya sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu 19 Januari 2022.

Suherman menambahkan negara tujuan ekspor dari Kabupaten Cirebon adalah ke kawasan Asia, Eropa, Australia, dan Amerika.

"Ekspor kita sudah merambah hampir ke semua negara, baik Eropa, Asia, Australia, maupun Amerika," katanya.

Menurutnya ekspor di Kabupaten Cirebon, pada 2021 tidak mengalami gangguan akibat COVID-19 bahkan justru terus tumbuh.

"Kalau pada tahun ini ekspor kita terus tumbuh, tidak terlalu terganggu COVID-19," ujarnya.

Sementara itu soal harga minyak, Disdagin juga memastikan saat ini harga minyak goreng di pasar modern sudah Rp14.000 per liter.

"Setelah kami melakukan pengecekan di beberapa pasar modern harga sudah Rp14 ribu per liter," kata ujarnya.

Menurut dia pihaknya langsung mengecek harga minyak goreng di beberapa pasar modern dan hasilnya semua telah menetapkan harga Rp14.000 per liter.