JAKARTA - PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) menargetkan penjualan sebesar Rp4,45 triliun hingga kahir 2021. Terget penjualan emiten produsen produk kayu ini meningkat 50% secara tahunan atau year-on-year (YoY) dari sebelumnya Rp3,71 triliun.

"kami menargetkan akan menerima tambahan sales order dalam beberapa bulan mendatang, sehingga kami dapat membukukan pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi dari yang diharapkan pada tahun 2021 secara full year." Kata Corporate Secretary WOOD Wendy Chandra.

Disampaikannya, dengan sales order yang kuat selama delapan bulan di 2021, target penjualan perseroan sepanjang 2021 telah terlampaui saat ini. Per delapan bulan ini, integra mencatat sales order mencapai Rp 4,25 Triliun. Dia melanjutkan, meskipun kondisi pengiriman global mengalami kelangkaan kontainer dan kemacetan di pelabuhan, WOOD masih dapat melakukan pengiriman dengan membantu customernya mendapatkan lebih banyak ruang dan tarif pengiriman yang lebih kompetitif.

Selain itu, perseroan juga sangat menghargai pemerintah, khususnya Menteri Perdagangan atas upaya dan kerja kerasnya dalam mendukung para eksportir nasional mengatasi kondisi global yang mengalami kelangkaan kontainer dan kemacetan pelabuhan.

adapun pada semester II/2021 ini , WOOD memperkirakan saler order yang lebih tinggi akan datang karena permintaan yang besar dari segmen furnitur dan building component yang terus bertumbuh akan mendorong penjualan perseroan hingga akhir tahun 2021.

Kata Wendy, Pasar AS akan tetap menjadi kontributor penjualan terbesar dan dukungan dari wilayah lain seperti Eropa dan domestik yang mulai pulih. Perseroan sendiri mengungkapkan, penjualan ekspor menjadi pendorong terbesar peningkatan penjualan perseroan selama 2021. Kemudian tren bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) menjadi salah satu faktor pendorong penjualan furnitur perseroan