KONTAN.CO.ID, Jakarta – Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara Tbk bersiap berburu lahan. Rencananya, emiten berkode saham KAYU akan menggunakan lahan tersebut untuk mendirikan pabrik mebel. Persiapan pendirian pabrik sudah berlangsung sejak tahun ini, tapi realisasinya menunggu pulihnya perekonomian.

Direktur Independen PT Darmi Bersaudara Tbk Lie Kurniawan, menyatakan, tahun ini sudah mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 5 miliar guna mendukung rencana tersebut. Hingga kuartal I-2020 emiten berkode saham KAYU sudah menyerap Rp 4 miliar untuk membeli mesin-mesin produksi.

Jika tidak ada aral melintang, capex selebihnya akan digunakan untuk membeli tanah lokasi pabrik secara bertahap. "Kami masih wait and see untuk kemungkinan pembelian tanah secara bertahap," kata Lie, Selasa (5/5).

Lie merahasiakan wilayah yang menjadi target perusahaan. Yang jelas, Darmi Bersaudara butuh mendirikan pabrik untuk meningkatkan produksi. Selama ini Darmi Bersaudara menggunakan jasa pihak kedua untuk membuat mebel pesanan pembeli.

Sepanjang Januari-Maret 2020, KAYU membukukan penjualan bersih senilai Rp 24,32 miliar. Jumlah itu hampir tujuh kali lipat dibandingkan setahun sebelumnya yang hanya Rp 3,65 miliar.*