Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pertumbuhan industri mebel dan kerajinan nasional tumbuh dari US$ 2 miliar menjadi US$ 5 miliar  dalam lima tahun ke depan.

Jokowi menyayangkan nilai ekspor Indonesia di bidang mebel dan kerajinan masih kalah jauh ketimbang negara tetangga seperti Vietnam yang jumlahnya dua kali lipat dibanding Indonesia.

"Saya ingin mengingatkan kepada Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan dan Ketua AMKRI (Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia), karena sudah membandingkan dengan Vetnam yang nilainya hampir US$ 6 miliar, sedang Indonesia baru US$ 2 miliar. Target US$ 5 miliar dalam lima tahun ke depan harus dipegang betul," ujar Jokowi saat meresmikan pembukaan Indonesia Internasional Furniture Expo (IFEX) 2015 di JIEXPO, Kemayoran, Kamis (13/3/2015).

Caranya seperti apa? Jokowi meminta Menteri Perindustrian, dan Menteri Perdagangan dan AMKRI untuk duduk bersama mencari cara dan strategi mencapai target tersebut.

"Silakan bertemu untuk mencapai US$ 5 miliar dalam lima tahun ke depan. Itu bukan target yang main-main, dan harus tercapai," tegas Jokowi.

Pameran IFEX pada Maret 2015 adalah pameran kedua yang diselenggarakan AMKRI (Asosiasi Mebel dan Kerajinan Indonesia). Pameran ini dirancang  sebagai pameran mebel dan kerajinan terbesar di Indonesia dan di kawasan regional yang diikuti oleh hampir seluruh pelaku utama industri mebel dan kerajinan nasional.

IFEX 2015 diikuti oleh lebih dari 470 perusahaan mebel dan kerajian yang menempati lahan seluas  60,000 sqm gross di JIExpo Kemayoran Jakarta. Pameran ini menampilkan produk inovatif dengan desain terbaru dari masing-masing perusahaan.

Pelaksanaan IFEX 2015 yang mengangkat tema “Merging Local Traditions with Modern Touch” ini didukung penuh oleh instansi Pemerintah seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Daerah, serta stakeholder nasional. Pameran ini juga diikuti oleh peserta dari mancanegara seperti Tiongkok, Taiwan, Belgia, Perancis, Amerika Serikat, Italia, Singapura, Afrika Selatan, Malaysia, Belanda dan Austria.

Dalam pameran ini digelar pula 70 karya desain baru yang dihasilkan  dari Desainer Muda Indonesia dan telah mendapat apresiasi yang luar biasa  dari pengunjung lokal maupun buyer mancanegara serta para produsen terkemuka di Indonesia yang telah berhasil melakukan kolaborasi. Liputan6.com