Industri mebel dan kerajinan Indonesiamerupakan produk ramah lingkungan dan produk yang memiliki keunikan tersendiri yang dihasilkan oleh tangan-tangan trampil. Industri ini adalah industri padat karya dan berbasis kepada komoditas unggulan lokal. Produk mebel berbahan rotan pernah menjadi produk mewah dan icon di kawasan Eropa, Amerika dan kawasan Asia-Afrika lainnya dimana masyarakat kelas menengah atas di sana cenderung mengisi rumahnya dengan furniture dan handicraftberbahan natural rotan dan kayu.

Negara tujuan ekspor utama mebel dan kerajinan Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Belanda, Jerman, Perancis, Australia, Belgia, Korea Selatan, dan Taiwan. Mereka menyukai produk mebel dan kerajinan Indonesia karena memiliki ciri khas yang sangat menonjol, yaitu terdapat perpaduan antara bahan ramah lingkungan, keanekaragaman budaya, ketrampilan  yang mumpuni, serta inovasi desain yang relatif maju sehingga tercipta produk Indonesia yang unik, inovatif, berkualitas dan standar internasional. Hal tersebut yang membuat produk Indonesia selalu menjadi produk berbeda dari produk dari negara-negara kompetitor lain.

Diselenggarakannya pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) pada 12-15 Maret 2015 dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas produsen mebel dan kerajinan nasional sehingga dapat menghasilkan produk-produk unggulan yang memiliki nilai tambah optimal dan dapat menjadi market leader di pasar global. Di sisi lain, akan terbangun citra positif di tingkat internasional bahwa Indonesia adalah negara penghasil produk mebel dan kerajinan terbaik di dunia.

IFEX mempertemukan peserta pameran dan buyer mancanegara,  menampilkan produk berkualitas tinggi dengan desain unik yang mencerminkan keindahan alam Indonesia dan keterampilan pengrajinnya. Pameran ini memberikan pengunjung berbagai pilihan mebel kayu, rotan, mebel bambu dan bahan – bahan lainnya untuk ruang tamu, ruang makan, kamar tidur, ruang keluarga, serta mebel untuk anak-anak.

Pameran IFEX pada bulan Maret 2015 adalah pameran kedua yang diselenggarakan AMKRI yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan PT. Dyandra UBM Internasional sebagai event organizer yang sangat berpengalaman. Pameran ini dirancang  sebagai pameran mebel dan kerajinan terbesar di Indonesia dan di kawasan regional yang diikuti oleh hampir seluruh pelaku utama industri mebel dan kerajinan nasional. IFEX 2015 diikuti oleh lebih dari 700 perusahaan mebel dan kerajian yang menempati lahan seluas  60,000 sqm gross di JIExpo Kemayoran Jakarta. Pameran ini menampilkan produk inovatif dengan desain terbaru dari masing-masing perusahaan.

Pelaksanaan IFEX 2014 dan 2015 didukung penuh oleh instasi Pemerintah seperti Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Daerah, serta stakeholder nasional. Pameran ini juga diikuti oleh  peserta dari mancanegara seperti Tiongkok, Taiwan, Belgia, Perancis, Amerika Serikat, Italia, Singapura, Afrika Selatan, Malaysia, Belanda dan Austria. Di pameran ini digelar pula 70 karya desain baru yang dihasilkan  dari

 Desainer Muda Indonesia dan telah mendapat appresiasi yang luar biasa  dari pengunjung lokal maupun buyer mancanegara serta para produsen terkemuka di Indonesia yang telah berhasil melakukan kolaborasi.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan tim ahli, produk mebel yang paling banyak diminati pada IFEX 2014 adalah produk mebel dan kerajinan berbasis rotan, outdoor furniture, bedroom, living room dan dining room, office furniture dan classic furniture, serta home deco. Sementara buyer/visitor mancanegara yang hadir di IFEX 2014  tercatat adalah berasal dari Australia, Tiongkok, Amerika Serikat, Malaysia, Singapura, India, Belanda, Perancis, Jerman, Inggris, Timur Tengah dan negara-negara lainnya yang berjumlah lebih dari 2.000 buyers dari total keseluruhan 6.113 buyers.*